Cinta
Karena hanya Cinta Hakiki yang membuat hati selalu tenang namun tetap waspada.
Sabtu, 10 Maret 2018
Aku pun merasakan itu
Daun yang awalnya berada tinggi di pucuk ranting sewaktu-waktu akan jatuh di tanah bersama para cacing. Semut kecil yang berjalan dengan santai perlahan sampai pula di atas meja bersama kue manis yang dibiarkan begitu saja. Makhluk-makhluk kecil Allah bisa berubah posisi karena izin Allah. Lantas begitupun manusia.
Diriku atau mungkin dirimu pasti tentu pernah mengalaminya. Berpindah dari posisi nyaman ke titik ketidaknyamanan. Itulah yang seringkali menyakitkan. Ketika kita sudah nyaman tiba-tiba keadaan itu berbalik. Jika itu terjadi, kemudian diri kita sulit untuk menerimanya, sedih atau mungkin kesal. Lalu, sebenarnya kepada siapa kita harus melampiaskannya? Marah kepada siapa? Jawaban yang kadang sulit untuk kita pahami. Bahwa segala keadaan itu adalah takdir allah. Ya Qadarullah.
Pantaskah diri kita untuk menyalahkan takdir Allah? Kurasa tidak.
Allah selalu tau apa yang kita butuhkan.
Allah selalu tau beban seperti apa yang dapat kita pikul.
Allah selalu tau sebesar apa kekuatan cinta manusia pada sesuatu.
Allah selalu tau, bahwa manusia selalu butuh. Butuh ketidaknyamanan untuk menjadikannya kuat..
Kuat menerima keindahan yang Allah sediakan pada setiap akhir pengorbanan.
Langganan:
Komentar (Atom)